Artikel dan Download

Artikel, Puisi, Tips dan Trik, Many more...

SEARCH

Pertanyaan orang ATEIS: Siapa yang menciptakan Tuhan?

"Kalau seluruh jagat raya ini diciptakan Tuhan,... lalu Siapakah Yang Menciptakan Tuhan?"
Seorang ateis mengungkapkan pertanyaan ini dengan sangat bangga seolah-olah pertanyaan tersebut orisinil dari hasil kecemerlangan otaknya, sambil sesumbar bahwa pertanyaan tersebut menjadi salah satu bukti kemenangan ateisme atas agama Tuhan. Benarkah demikian?

Tentu tidak samasekali. Kesalahan pertama adalah ketika ateis menyangka bahwa pertanyaan tersebut orisinil dari otak mereka. Padahal pertanyaan tersebut sebenarnya merupakan pertanyaan alamiah yang bisa muncul pada setiap orang.

Orang beriman telah menemukan jawabannya, namun ternyata ateis baru bertanya-tanya. Alih-alih mereka bangga memiliki pertanyaan "cerdas", ternyata mereka ketinggalan jauh, karena jawabannya sangat mudah bahkan tanpa harus mengernyitkan dahi, mau tau jawabannya?

Kalau ateis menyangka pertanyaan tersebut tidak ada jawabannya, mereka salah besar. Yang terjadi sebenarnya ada dua kemungkinan :
  1. Dia tidak mau menerima jawaban tersebut (dikarenakan kesombongannya).
  2. Kapasitas otaknya tidak cukup memadai untuk menalar permasalahan yang sepele ini.

Mari kita sejenak pelajari pertanyaan tersebut.

Masalah "Tuhan Pencipta (creator)" dan "Makhluk yang Diciptakan (creature)" sebenarnya bersandar pada sebuah premis umum:

"Pencipta (creator)" bukanlah "yang dicipta (creature)"

Premis umum semacam ini bukan sesuatu yang harus dibuktikan karena merupakan alur logika alamiah akal manusia. Sama halnya dengan pernyataan"awal" bukanlah "kemudian" atau peryataan "tinggi" bukanlah "tidak tinggi".


Namun demikian ada saja ateis yang agak lamban berfikir bertanya lagi, "Apa buktinya bahwa creator bukanlah creature?" Tentu tidak ada gunanya meladeni pertanyaan kurang akal semacam ini. Karena yang dia butuhkan bukan jawaban melainkan latihan menghafal bahwa kiri bukan kanan, bahwa jauh bukan dekat, dst.
Dan bagi ateis yang menerima premis tersebut ternyata semuanya gagal menghubungkannya dengan masalah yang dia tanyakan sendiri. Padahal tinggal mengganti kata creator dengan kata Tuhan, jawaban pertanyaan "cerdas" mereka langsung terjawab tuntas.
Creator bukanlah creature diganti menjadi Tuhan bukanlah creature atau dengan kata lain "Tuhan pencipta" bukanlah "Makhluk yang diciptakan". Sehingga jawaban yang benar dari pertanyaan "Siapakah Yang Menciptakan Tuhan" adalah

"Tuhan tidak diciptakan" karena jika ada sesuatu yang diciptakan maka dia bukanlah Tuhan.

Pernyataan terakhir ini sama persis dengan pernyataan berikut, "Awal tidak didahului oleh sesuatu" karena jika ada sesuatu yang didahului oleh yang lain maka dia bukanlah awal atau tidak bisa disebut awal.
Nah jelaskan bahwa pertanyaan yang dibanggakan oleh ateis yang katanya tak ada jawabannya ternyata mudah banget ngejawabnya dengan logika?


Sumber : Apa Kabar Dunia.com

8 komentar:

Heemmm.. atheis menurut saya juga keyakinan! Namun demikian, keyakinan kita adalah yang lebih baik... Tahnks

 

gi2h alias nearhiruma
say @ibrahim: smw 0rg pny keyanikan tersendiri, tp kl0 mau m'buktikan kebenaran agama, carilah keraguan dlm agama itu, bila tdk ada keraguan di dlm agama+kitab itu maka memang BENAR lah agama itu,
best regards, gi2h c0ment via hp

 

tidak perlu diperdebatkan apa yang sudah mutlak.. :)

 

@ kakve_santi: sblmnya saya minta maaf atas kelancangan saya, memang tdk perlu dan tdk usah memperdebatkan hal yang mutlak, tp mslh sprti itu saya tdk berani krn berurusan dg agama org lain, nah drpd memanas lbh baik dikasih es aja, hehehe..
So, ini cm berbagi pengetahuan aja, jgn tersinggung bila ada perbedaan pendapat, maaf ya

 

sebenarnya, semua keyakinan itu mengarah kpd hal yg baik. hanya saja butuh seseorg yg berada di tengah2, yg gak memihak kpd kedua keyakinan tersebut.

skrg pertanyaannya adalah:
"kalo bukan Tuhan yg menciptakan jagat raya ini, lalu siapa?"

kalo seorg ateis bs menjwb pertanyaan ini dgn masuk akal, saya salut.

 

@ SCIENCE BOX: GREAT BANGET SOB... SALUT GUWE...
INTINYA: Tuhan Lebih Tahu takdir kita sob... tapi kita jangan menyerah utk mencari jawabannya..

 

Poskan Komentar

Jangan Lupa ya di Koment Sob...hehehe

Related Posts with Thumbnails